Sinopsis
Buku ini menghadirkan transformasi mendasar dalam cara memahami pariwisata, dari industri jasa menuju ekonomi berbasis pengalaman (experience economy) yang menempatkan pengalaman wisatawan sebagai pusat penciptaan nilai. Berangkat dari fondasi ekonomi pariwisata meliputi permintaan, penawaran, dan kontribusinya terhadap pembangunan wilayah buku ini menguraikan pergeseran paradigma global yang menandai transisi dari service economy menuju experience economy sebagai sumber daya saing destinasi.
Secara konseptual, buku ini mengembangkan kerangka Memorable Tourism Experience (MTE) sebagai inti pembentukan keunggulan pariwisata. Pembaca diajak memahami definisi, dimensi, faktor pembentuk, serta implikasi MTE terhadap kepuasan dan loyalitas wisatawan. Dengan pendekatan multidimensional, buku ini menekankan bahwa pengalaman yang bermakna, autentik, partisipatif, dan emosional memiliki daya transformasi yang lebih kuat dibanding sekadar konsumsi layanan wisata. Peran budaya dan komunitas lokal dibahas sebagai fondasi penting dalam menciptakan pengalaman yang autentik dan berkelanjutan. Konsep cocreation, keaslian (authenticity), dan keterlibatan masyarakat diposisikan sebagai mekanisme strategis dalam memperkuat daya saing destinasi sekaligus memastikan manfaat ekonomi yang inklusif.
Sebagai studi kasus, buku ini mengangkat wisata pantai di Nusa Tenggara Timur dengan analisis mendalam terhadap berbagai dimensi pengalaman, seperti hedonism, novelty, local culture, refreshment, meaningfulness, involvement, knowledge, eudaimonic well-being (EWB), serta peran teknologi digital. Selain itu, buku ini juga mengintegrasikan perspektif perilaku melalui konsep availability heuristic dan framing effect untuk menjelaskan bagaimana wisatawan membentuk persepsi dan keputusan mereka.
Pada bagian akhir, buku ini mengarahkan pembaca pada masa depan pariwisata berbasis pengalaman mulai dari pariwisata regeneratif, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam personalisasi pengalaman, hingga agenda riset masa depan. Dengan pendekatan akademik yang sistematis namun aplikatif, buku ini tidak hanya relevan bagi mahasiswa dan peneliti, tetapi juga bagi pembuat kebijakan dan praktisi yang ingin merancang pariwisata yang berkelanjutan, kompetitif, dan berorientasi pada transformasi sosial-ekologis. Buku ini menegaskan bahwa masa depan pariwisata tidak lagi diukur dari jumlah kunjungan semata, melainkan dari kualitas pengalaman yang membentuk memori, makna, dan perubahan jangka panjang bagi wisatawan serta komunitas lokal.
| Judul Buku | EKONOMI PARIWISATA BERBASIS EXPERIENCE ECONOMY |
|---|---|
| Penulis | Rikhard Titing Christopher Bolang, S.E., M.Ec.Dev |
| Editor | Hasmarini Ariestin Waruwu, S.AP.,M.SP |
| Desain Cover | Tim Undana Press |
| Tata Letak | Tim Undana Press |
| Proofreader | Tim Undana Press |
| ISBN | Masih Dalam Proses |
| Kategori | Ekonomi |
| Penerbit | Undana Press |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Dimensi Buku | 15,5 x 25 cm |
| Jumlah Halaman | viii, 107 hlm |
| Berat | – |
| Warna halaman isi | Hitam putih |
| Harga | Rp. – |
| Tautan pembelian | – |
NIKMATI BERAGAM LAYANAN PENERBITAN KAMI
1. Jalur Reguler (Hemat)
Penerbitan Jalur Reguler adalah penerbitan jalur hemat bagi dosen, tenaga kependidikan Undana dan Masyarakat Umum dengan mengikuti tahapan-tahapan yang sudah ditentukan oleh Undana Press. Penerbitan jalur reguler ini, biaya penerbitan mendapatkan diskon khusus dari Undana Press. Penulis mendapatkan sejumlah biaya bantuan penulisan buku setelah dipotong biaya produksi.
2. Jalur Mandiri (Advance)
Penerbitan jalur Mandiri adalah merupakan jalur Advance yang ditujukan untuk penerbitan bagi umum, baik sivitas Universitas Nusa Cendana maupun nonsivitas akademika Undana. Seluruh biaya penerbitan ditanggung oleh penulis.
Paket Publikasi
1. Paket Reguler
2. Paket Mandiri ( Advance )
